Apa itu Printer ? Pengertian, Sejarah, Jenis-jenis dan Cara Kerja Printer

 Printer merupakan sebuah perangkat output yang biasa digunakan untuk mencetak berbagai macam teks, gambar maupun dokumen. Hasil pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan printer ini disebut dengan hardcopy, yang artinya merupakan versi fisik dari dokumen elektronik.

Namun, apakah anda tahu bagaimana sejarah printer, apa saja jenis-jenis printer dan cara kerjanya? Pada artikel ini akan dibahas secara lengkap, simak uraian dibawah ini.

Pengertian Printer

Printer berasal dari bahasa Inggris yang artinya pencetak atau alat untuk mencetak. Secara lebih lengkap didefenisikan sebagai alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/ grafik di atas kertas.

Menurut Lim Rusyamsi (2009:1) Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilkan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya.

Sejarah Perkembangan Printer

Teknologi printer sudah dimulai sejak tahun 1938. Printer ini pertama kali dibuat oleh seorang investor bernama Chester Carlson. Pada mulanya Carlson membuat sebuah printer kering yang disebut dengan electrophotography yang disebut dengan Xerox.

Perkembangan selanjutnya terjadi pada 1953. Di tahun ini telah ditemukan sebuah printer dengan kecepatan tinggi. Printer dengan kecepatan tinggi ini dibangun oleh Remington Rand dan merupakan teknologi yang dibangun untuk Univac Computer,

Tahun 1969, muncul teknologi printer laser yang disebut dengan EARS dan dibangun di Xerox Pali Alto Research. Pembuatan teknologi printer laser ini selesai pada tahun 1971. Jenis printer dikembangkan dengan menggunakan teknologi printer tradisional yang ditambah dengan laser.

Pada tahun 1976 kemudian IBM membuat IBM 3800 yang merupakan printer dengan teknologi printing kecepatan tinggi pertama yang dibangun dengan teknologi laser dan electrophotography. Printer ini disebut dapat melakukan printing hingga 100 kali setiap menitnya. Di tahun yang sama, muncul lagi sebuah teknologi printer yang baru yang disebut dengan printer inkjet seperti yang dikenal saat ini.akan tetapi, butuh waktu 12 tahun lamanya agar printer inkjet ini bisa menjadi printer rumahan seperti saat ini.

Di tahun 1992, muncul kembali sebuah teknologi printer baru yang disebut dengan teknologi deskjet inkjet printer. Jenis printer ini merupakan printer yang dirilis oleh Hewlett Packard dan merupakan sebuah printer 600 x 600 dot pertama yang ada di dunia.

Jenis-Jenis Printer

1. Printer Dot Matrix


Dot matrix adalah jenis printer yang menggunakan pita dan jarum besi untuk menampilkan outputnya pada kertas. Hasil cetakan printer ini lebih kasar dan kurang bagus. Printer dot matrix sudah jarang digunakan,

Cara kerja printer dot matrix adalah dengan menarik pita kemudian di bagian printer akan bergerak ke kanan dan kekiri untuk mencetak hasil outputnya pada kertas.

2. Printer Laser Jet


Printer laser jet yaitu printer yang menggunakan sistem cetak dengan tinta bubuk atau yang sering disebut dengan toner yang menggunakan perangkat infrared. Hasil cetakan printer ini lebih baik dibandingkan dengan jenis dot matrix namun masih di bawah printer ink jet. Printer laser jet dapat mencetak lebih cepat dan hasil cetaknya lebih cepat kering seperti hasil cetak di mesin fotokopi.

Cara kerja printer laser jet yaitu dengan menarik kertas dan mencetaknya dengan toner atau bubuk tinta.

3. Printer Ink Jet


Printer ink jet adalah jenis printer yang dapat mencetak dengan menggunakan sistem tinta sebagai bahan untuk mencetaknya. Printer ini menghasilkan cetakan yang lebih baik daripada jenis dot matrix dan laser, namun untuk kecepatan cetak masih lebih lambat disbanding laser jet. Jenis printer ini lebih umum digunakan di masyarakat, baik untuk penggunaan pribadi, usaha atau perkantoran dan instansi. Saat ini, printer jenis ink jet ini sudah banyak jenisnya seperti printer multifungsi (print, fotokopi, scan) yang dijadikan dalam satu perangkat.

Cara kerja printer ink jet ini adalah dengan menarik kertas kemudian sistem printer akan mencetak hasil outputnya dengan tinta yang ada didalam cartride. Printer jenis ini rentan mengalami eror, untuk itu harus dilakukan servis printer.

4. Thermal


Thermal adalah jenis printer yang biasa digunakan di berbagai pusat perbelanjaan. Printer ini dapat bekerja dengan mengambil gulungan kertas menjadi gelap ketika dipanaskan.

Cara kerja printer thermal ini yaitu dengan menarik kertas yang bersebelahan dengan kepala cetak sebagai pemanas elektronik sekaligus dapat menampilkan grafik dan teks pada kertas. Printer ini tidak membutuhkan toner, tinta dan perlengkapan lain sehingga lebih efisien dan mudah dalam segi perawatan.

5. Printer 3D


Printer 3D merupakan alat cetak generasi terbaru yang dibuat oleh Charles W. Hull pada tahun 1984. Adapun cara kerja yang dilakukan yaitu dengan menggunakan desain dari gambar digital untuk kemudian dicetak menjadi output 3 dimensi. Bahan yang digunakan dalam proses percetakan seperti polimer, logam, plastik atau lilin yang telah disesuaikan dengan keperluan.

Cara Kerja Printer

Printer dapat bekerja dengan menggunakan listrik untuk mencetak dokumen. Selain itu, untuk bisa mencetak dokumen, maka data elektronik harus dikirimkan dari komputer ke printer yang Anda miliki. Untuk mengirimkan data elektronik ini dibutuhkan software seperti software pemrosesan teks, software pemrosesan gambar dan software lainnya yang memberikan fitur untuk melakukan pencetakan. Dari software ini, biasanya Anda bisa menemukan fitur print untuk memulai pencetakan.

Ketika menekan tombol print, akan keluar dialog box untuk melakukan pengaturan mengenai kegiatan printing yang akan anda lakukan, mulai dari banyaknya jumlah copy, jenis print, setting margin dan lainnya. Langkah terakhir adalah dengan melakukan pencetakan. Tekan tombol print yang ada pada dialog box yang sudah di setting sebelumnya dan dokumen elektronik yang anda inginkan bisa keluar dari printer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami Peran Penting RAM dalam Kinerja Komputer

CPU : Komponen dan Fungsinya Pada Komputer

Intel Core i5 Setara dengan Amd apa?